Skip to main content

Posts

Showing posts with the label jawa timur

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

[Piknik] Jejak sejarah di Malang

Beberapa bulan yang lalu ketika si mas ke Bromo, dengan waktu yang mepet banget, akhirnya kita niat jelajah singkat jejak sejarah di Kota Malang. Biasa lah ya, dia selalu bawa buku panduan. Selain nerd, dia juga nggak mau oon ketika dia berada di suatu tempat baru. Dia terlalu nggak percaya sama kemampuan sejarahku akan kota Malang, karena pasti kalo nanya sejarahnya yang aku tahu paling juga nggak jauh-jauh dari lapak baju buku murah. Sejarahnya, tanyain mbah mbah jaman dulu dah. kantor balaikota Malang Perjalanan kita mulai dari hotel Tugu. Kita mulai dari naik becak. Tadinya saya kira aja sampai seratus ribu ya nganter ke daerah pasar besar (alun-alun kotak), eh ternyata cuman 30ribu. Terheran-heran juga kok, ini muka bule nggak dimahalin?? Derita punya partner bule, harga dibedain.   dari sampul sih nggak beda banyak, tapi begitu buka dalemnya...hmm kalah deh cetakan Indonesia sama cetakan luar negeri buku ini bagus kok, ada peta-peta jelajahnya juga Malang saat...

Aroma sejarah Hotel Majapahit

Bangsa yang baik adalah bangsa yang mampu menghargai jasa pahlawannya Selamat hari pahlawan!!! Hemmmm nggak nyangka aja sih ya kita bisa duduk manis didepan laptop buat nulis cantik beberapa sejarah yang terjadi di Indonesia dan juga perjuangan para pahlawan kita. Nah kali ini saya ingin menuliskan tentang hotel yang menjadi ikon kota Surabaya, atau lebih tepatnya menjadi salah satu saksi bisu perjuangan bangsa dalam mengusir Belanda.   taman yang ada ditengah-tengah hotel. seger ya Masih ingat Hotel Yamato yang ada di Surabaya? Itu tuh hotel yang atasnya dipake buat nyobek warna biru pada bendera Belanda... Hotel ini dibangun oleh Sarkies bersaudara dan dibuka taun 1911. Asalnya sih bernama Hotel Oranje. Pokoknya ini hotel selama dipegang Belanda ya namanya Hotel Oranje. Kemudian berganti menjadi hotel Yamato ketika Jepang menguasai negeri ini, yang kemudian menjadi Hotel Majapahit hingga saat ini.   keterangan di buku 1911 tapi di sini kok 1910? ga...

[Piknik] Secret Zoo, Batu

Next day kita jalan-jalan ke Secret Zoo, Batu. Tujuannya cuman buat nyenengin si adek kecil. Katanya dia sih, tapi ya mami ikutan seneng. Cuman agak takut aja kecapean soalnya kan jalan lumayan lama itu. Takut drop aja sih kondisi fisiknya.  Jalan-jalanpun nggak kalah dramanya sodara-sodara. Pas itu hari jumat, berangkat jam 8 pagi mampir ke bank dulu buat tuker duit. Karena merasa pernah pegang euro dan itu ditekuk bisa dituker, ehhh kok kalo dituker ke bank nggak boleh ditekuk ya? Kata mbaknya begini ; ‘Mbak bisa tuker EUR sama SGD?’ ‘Saya liat dulu ya mbak’, diliat pertama kali dengan muka manis tapi juteknya dia bilang ‘Mbak kenapa ditekuk?? Kalau tuker di bank nggak boleh ditekuk mbak. Ini uang asing nggak boleh ditekuk’ ‘Hah? Mulai kapan mbak?’ merasa dulu pernah bawa duit EUR lecek ya bisa kok dituker, tetep aja ngenyel hehe ‘Emang udah dari dulu mbak begitu. Kalo ditekuk gini bawa aja ke money changer . Semua bank nggak nerima kalo tek...

[Piknik] Menjejakkan kaki di Bromo

Puluhan tahun hidup sebagai warga Jawa Timur, namun baru pertama kali menjejakkan kaki di Gunung Bromo. Bertepatan dengan upacara Kasada yang terjadi satu tahun sekali dan bertepatan dengan bulan purnama (semoga nggak salah kasih info), sekitar akhir bulan Juli tahun 2015.  Gunung Bromo merupakan gunung yang bertetangga dengan gunung Semeru. Jika kita pergi kesana, maka akan melihat banyak tulisan BTS -yang saya kira Behind The Scene-, ternyata adalah Bromo Tengger Semeru. Tidak hanya melihat gunung Bromo seorang, disana kita akan disajikan jejeran gunung-gunung kecil disana. Ok.. first of all mari dimulai dari berangkat ke Bromo. Menuju Bromo bisa menyetir motor sendiri, bisa juga menyewa tour dari titik keberangkatan (seperti yang saya lakukan), bisa menggunakan ojek seharga 100ribu per ojek sepuasnya, bisa menyewa jeep dari titik mula menuju Bromo (dengar-dengar sih harganya 600ribu/jeep, satu jeep bisa untuk 4-6 orang tergantung ukuran badan orangnya heheh). Jeep yang s...