Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Dirgahayu Indonesiaku


Dirgahayu Republik Indonesia ke 69.
Indonesia sudah merdeka selama 69 tahun. Kalau ini manusia, udah waktunya punya cucu atau bahkan cicit. Sudah benar-benar merdekakah kita selama ini? Sudah benar-benar menikmati kemerdekaan selama ini? Saya baru hidup selama 23 tahun, yang artinya Indonesia sudah merdeka selama 46 tahun sebelum saya lahir. Kebetulan saya lahir dibulan kemerdekaan juga, Agustus. Dan hal itu entah mengapa membuatku senang dan bangga memiliki bulan lahir sama seperti negaraku hehehe....

Aku cinta Indonesia. Kalau ada yang bertanya mengapa? Ini tanah air beta. Tempat lahir saya. Saya juga tumbuh dan berkembang disini. Banyak yang mengatakan, “Indonesia apa bagusnya? Banyak koruptor, kotor, masih banyak lah hal-hal dari sisi negatifnya”. Indonesia itu bagus kali.. sumpah deh. Yaaa kita tau masih banyak koruptor, tapi Negara udah mulai membasmi koruptor-koruptor kok. Pelan tapi pasti. Banyak hal negatif dari Negara kita? Hmmmm makanya itu sebagai generasi muda, Negara itu ada di pundak kita lho. Ini pundak, dibebani Negara, berat kagak? Berat masbro mbakbro... Indonesia kotor? Hmmm emang sih beberapa dari kita masih “hobi” membuang sampah sembarangan. Betul kagak?? Ngaku deh ngaku... makanya itu kita harus mulai buang sampah ditempatnya. Minimal, kita jaga lah ya disekitar kita. Kita mulai dari sekitar kita dulu lah. Banyak peringatan tulisannya, “JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!” bosan kali ya. Dimana-mana ada tulisan itu, karena apa? Karena kita kurang kesadaran. Ayolahhh mulai dijaga. Bukannya pamer nih ane ya, tapi kalau kagak nemuin tempat sampah, ane sakuin dulu sampahnya sampai nemu sampah.

Indonesia Negara siapa sih? Ini pertanyaan buat orang Indonesia nih. Jawabannya punya kita kan?? Kalau punya kita, harusnya kita jaga dong Negara kita. Kan punya kita sendiri yaa.. ibaratnya gini deh, kalau punya pacar biasanya kita mati-matian jaga diri kita sendiri, jaga biar kita tetep cantik cakep gitu kan ya? Ya udah anggep aja Indonesia adalah diri kita sendiri. Akhirnya kita ngerawat Negara kita kayak kita ngerawat diri kita sendiri. Makin cantik makin maju makin sukses dah.
Saya bukannya sudah bisa menjadi manusia yang baik atau orang Indonesia yang baik. Saya juga masih berusaha. Caranya? Ya itu tadi. Kita pelan-pelan berusaha menjadi warga Negara yang baik. Mulai dari yang paling kecil, karena yang paling kecil lama-lama akan menjadi besar.

Dirgahayu Indonesia yang ke 69. Jayalah Indonesia, majulah Indonesia. Merdeka! Merdeka!

#edisiKhususDirgahayuIndonesia#

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Tentukan Jangka Waktu Investasi

Seperti Ganesha bukan? Dewa ilmu pengetahuan dan lambang kecerdasan. Favorit gw. Tapi ini speaker sih 😆   "Aku mau investasi" "Oke bentuknya apa dan berapa lama?" "Hmm ya pokoknya apa lah yang cocok buatku" Ya you kira I dukun? Selain menentukan profil resiko , acara yang perlu untuk dipikirkan adalah menentukan berapa lama jangka waktu investasi. Ada yang membagi kedalam dua kategori yaitu pendek dan panjang, ada pula yang membaginya ke tiga kategori yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Nah kebutuhan ini hanya investor yang tahu. Tentunya tiap orang nggak bisa disamakan kebutuhannya.  Jangka pendek biasanya berkisar tidak lebih dari 5 tahun. Biasanya deposito dan obligasi dimasukkan dalam kategori ini. Biasanya yang jangka pendek ini selalu mendapat return pasti, karena selalu pasti jadi resikonya sangat rendah sekali. Kemudian jangan lupa untuk mengecek apakah return yang ditawarkan masih mampu untuk menghalau laju inflasi untuk beberapa tahun ...