Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Alimatha dive spot I never thought I'd say this, but I am starting to fall in love with diving. I didn't at first. Because... I don't know, doesn't make sense. I mean, you have free oxygen to breathe in while you're on the surface, but then you want to go down bringing an oxygen tank to be able to breathe underwater...? I tried my first diving certification which was failed because I got sick in the middle of the course, and think that "It doesn't make sense that you have to open your mask underwater, have to learn how to breathe from airflow... Don't you know that eyes hurt without a mask on?" Of course, I understand that those could be the worse possible scenario that may happen to us when we go diving. But ugh. It's hard work you know! I am pretty light, only 50kg, and I had a problem descending so Ali add weight to my BCD. On our first day of confined and open water, H asked me if I want to do another dive in the future. I boldly said, ...