Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

SCAL-Q dari yang paling muda..

Novia Ulfa, calon bidan nomer....(nomer berapa yaaaaaa??????? nomer satu deh buat kita. tapi bukan bidan yang menangani proses kelahiran anakku heheheeh).
Member yang paling sehat dan subur diantara kita (yaiyalahhhh........ semakin hari semakin berkembang dengan sehat seiring dengan perkembangan bayi yang dia bantu melahirkan)


Prisca Aditya Putri, nah yang ini tuh calon istrinya 이혁재 슈주. calon istri yang baik, bunda yang baik. Pokoknya istri yang bisa dibanggakan suaminya dan juga bunda yang dibanggakan anaknya. Insyaallah, beserta member SCAL-Q yang paling tua nanti akan ke korea untuk mengejar mimpi cita-cita dan cinta kami..
Member yang paling tinggi dan kurus (yahh aku bangga akan hal itu...)


Radin Zakiyah Musbich, calon guru bahasa inggris yang berkompeten dibidangnya. sebenernya gak tau juga sih, abisnya cintaku yang satu ini lebih cocok jadi guru yang maen ma anak kecil (tapi ntar malah bingung, mana gurunya mana muridnya heheheheh)
Member yang paling takut akan sesuatu yang buruk (walaupun hanya khayalannya saja) terjadi dalam hidupnya dan hidup orang terdekatnya, daya khayal yang luar biasa kadang nggak realistis.. ckckckck...


Dina Satalina, SCAL-Q yang paling imut dan lemot, calon psikolog hebat dimana-mana. awas stress aja say kalo ngurus pasien.. tapi ya lumayan lah, kita punya psikolog gratis buat SCAL-Q. dari SCAL-q untuk SCAL-Q (kayak demokrasi aja nih).
Member yang paling kecil nih diantara kita ber10, paling nggak bisa dibentak dan dikasari, lemotnya nggak nahan deh kadang..


Nah, sekarang saatnya yang paling muda nomer 5 (yaaaa daripada menyebut sesuatu yang membuatnya tersinggung, lebih baik menyebut kosakatanya saja yaaaa)
Maya Rosa Nanda, calon istri 이동해 슈주. teman seperjuangan yang sama-sama memperjuangkan mimpi dan cinta kita di Korea..
Member yang paling cerewet, tertinggi nomer 2 lah di SCAL-Q setelah aku (hahahahahahhaha....), kebetulan kuliah ditempat yang sama ma aku, tapi nggak kebetulan jadi teman seranjangku selama 3 tahun terakhir ini dan mungkin masih akan menjadi teman seranjangku nanti di Korea bersama dengan Febby sampai sebelum aku melepas masa lajang dengan orang yang sangat aku cintai (yaeyalah,,, kalo udah nikah yo gak kate aku turu ambek awakmu maneh, sepurane yo. aku luweh mbelani bojoku hehehe


Itulah member SCAL-Q. dari jaman 7 tahun yang lalu sampek kapanpun tetap ber5.

SCAL-Q jaman SMA

NB:sepurane yo rek, foto2mu ndak onok seng apdet. seng apdet mek tek ku tok hohohohoho.... 미안해 사랑해!!!

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...