Rabu, 30 Januari 2019

Coffee Is Life

 
Kafe in town, Yangon
Ngopi sek cek waras!

Dari dulu kalo denger ajakan itu pasti yang kebayang kopi kapal api dalam cangkir kecil, hitam, panas, sedikit gula. Dulu waktu kecil, nggak boleh minum kopi terlalu banyak karena katanya nanti nggak bisa tidur. Iya doktrinasi. Ternyata kafeinnya kopi nggak begitu ngaruh buat gw.

Trus lama-lama penasaran dan pengen dong cobain kopi, yang akhirnya jadi keterusan. Dibilang kecanduan sih nggak, cuman kalo nggak minum kopi jadinya pusing. Susah ya, lebih jadi obat pusing sekarang daripada obat ngantuk. Akhirnya tiap hari setidaknya minum kopi satu gelas lah.

Semakin kesini kegiatan berkopi ini mengalami pergeseran menurut gw. Awalnya hanya minuman penghangat rumah sore hari, bisa jadi ditambah rokok yang "katanya" enak, lama-lama jadi kebiasaan yang digandrungi anak muda bahkan disambi dengan mengerjakan tugas kuliah.

Nongkrong cantik kata anak-anak muda sekarang ini. Bisnis kedai kopi menjamur. Mulai dari kopi belasan ribu hingga puluhan ribu pun banyak peminatnya. Mulai dari kafe super elit hingga tren kopi di pinggir jalan tanpa mengurangi estetika kecantikan dalam kegiatan berkopi. Dagang pun jadi bergeser dari jual kopi menjadi menjual tempat ngopi. Bukan soal kopinya tapi lebih ke tempat dan wifinya. (Kenapa kok jadi kepikiran buku Max Havelaar ya ... hmmm)

Tempat ngopi favorit gw di Malang :

Maxx Corner. Pertama kali buka gw sering banget kesini. Kek tiap hari aja begitu. Rasa kopinya oke harganya juga 18ribu. Sekarang 22ribu sih. Mbak mas-masnya kenal gw jadi tiap pesen nggak pernah ditanya namanya siapa lagi.


Kedai Tjap Giling. Seriusan ini baru pertama kali kesini, deket dari rumah. Yang bikin suka ya karena kedainya dibangun di rumah lama. Sepertinya sih malah ini emang dirumahnya sendiri. Rumah-rumah lawas yang nggak modern sama sekali, tapi dijadiin kedai yang hmmm make me can't say no. Dan ternyata kopinya awenak, donatnya juga awenakk! Kopi harganya mulai 12 ribu yang espresso, kalau yang latte sekitar 18ribuan. Donat enaknya cuma 4ribu! Rasa kopinya beneran enak wes, pas. Nggak berat nggak terlalu enteng. Tapi kalo americano katanya lebih berat dari yang tempat lain.

 

 

Pesenkopi. Pesen kopi ini tipe-tipe kopi take away dengan harga 10ribu (kalau online 12 ribu). Kopinya light banget. Ini biasanya kubeli saat pengen ngopi tapi nggak boleh ngopi yang berat-berat banget karena perkara lambung. Dijualnya ada waffle dan brownies, doi mulai banyak cabang dimana-mana yang emang praktis dan hmm bisnis menggiurkan lol.

IG : pesenkopi

Nggak fanatik starbucks karena nggak terlalu cocok sama kopinya (dan juga mahal). Maksudnya ya biasa aja, bisa didapetin rasa yang sama dengan harga yang jauh lebih murah. Tapi gw paling suka sama Chai tea nya. Ini teh rempah-rempah ini harganya 20ribu disitu dan cocok buat pas batuk pilek. Angetnya enak dan pas banget.

Tapi most of the time, sukanya ngopi kapal api ditambah susu yang dibikin dirumah. Bisa diminum setiap hari, dan murah pula 💗

PS : Favorit disini lebih ke soal harga dan rasa ya, bukan ambience nya (meskipun ambience di Maxx dan Tjap Giling itu enak juga kok, typically me). Kalo mau beli ambience nya biasanya sih kopinya nggak terlalu istimewa, tapi harganya diatas 30ribuan. Yaaa ntar gw tulis terpisah aja kali ya 😃
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Share your thoughts with me here