Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Tantangan Pasangan Beda Negara

 

Coba googling pasangan beda negara deh, pasti yang keluar bejibun banyaknya. Tapi gw tetep pengen nulis ini sih, karena makin tahu ada banyak juga orang yang pengen kawin sama orang asing cuma karena 'fisik'. Hemmm gw rada ga suka sih kalo kenal sama orang baru gitu dan kemudian dia tau kalo gw kawin WNA dan tetiba mereka bilang "Wah enak dong kawin bule. Beruntung banget sih. Gw mau dong kenalin". Ulalaaa dari segi apa sih? Pernikahan yang beruntung itu pernikahan yang kedua belah pihaknya sama-sama menjaga komitmen untuk setia dan berkembang bersama. Menurut gw. Jadi bukan mentang-mentang karena ganteng atau cantik, trus karena kulit putih ato apa ya. Semuanya tuh sama aja, mau lokal internasional ya sama aja. Wong sama-sama manusianyaaa. Ya kalo lu kawin sama setan, barulah itu nggak beruntung.

Gw nggak maksud menggurui lho yaa, cuma share aja 😃

Jaman pacaran sama nikah jelas beda. Meskipun pacarannya menurut gw udah open minded banget kita, share semua hal yang kita punya, cara berpikir kita, tapi ternyata masih aja ada banyak surprise yang nggak kalah mengagetkan. Mungkin kalo jaman pacaran masih ada gengsi kali ya, kalo berantem lebih milih ngalah aja deh. Atau daripada malu mending diem aja kali ya. Mungkin. Tapi setelah nikah tetep aja ada 'surprise'. Dan menurut gw menikah itu harus bisa berkompromi dengan pasangan. Bro, gw sebelum nikah ego gw terlalu tinggi banget. Tapi abis nikah gw "dipaksa" diri gw sendiri buat nurunin ego. Karena juga gw nggak bisa menang sendiri dong, semaunya sendiri. Tapi tetep, kalo gw ngerasa bener ya gw nggak mau ngalah 😂

Banyak yang bilang gw berubah setelah nikah, either in a good way or bad way (people do have their own judgement). Gw rasa itu karena adjustment gw dalam pernikahan. Terlebih lagi penyesuaian sikap yang begitu juga membuat gw nyaman aja, jadi ya gw nggak peduli omongan orang yang penting gw sama suami gw bahagia dalam pernikahan.  Gw masih tetep gw kok, masih berprinsip dan garang kek singa 😂

Tapi tetep dong, yang namanya berantem itu kek tiap hari. Bisa jadi karena salah persepsi akan sesuatu hal sederhana. Jangankan persepsi pandangan soal adat ya, pandangan soal satu kata dalam bahasa Inggris yang ternyata dia interpretasinya beda sama gw aja bisa bikin sikut-sikutan diranjang. Sampai akhirnya lu bilang "Bentar maksud lo tuh gini kan?", "Iya maksud gw tuh gitu". Elahhhh kenapa kita berantem sih gara-gara itu, padahal ternyata yang kita maksudkan itu sama.

Seriously, satu hal sederhana ini sangat amat mempengaruhi. Belum lagi soal adat atau kebiasaan. Kebiasaan tentu beda, adat pasti nggak sama. Kalau adat disini menyikapi hal A itu tabu dan nggak sopan atau nggak semestinya, sedangkan dia menurut adatnya itu biasa aja. Dan bagi kita yang biasa aja itu malah nggak semestinya. Gitu aja terus 😅

Trus lagi, bagi orang yang terlalu sensitif, stigma nikah sama orang asing itu masih lekat dengan hal negatif dari masyarakat. Misal, anggapan orang asing banyak duit. Atau kalau nggak gitu dianggep nggak serius cuma mau nidurin kamu aja trus ditinggal. Cuma pengen jadiin kamu mainan aja. Atau kalau misal yang cewe mandiri dan nggak suka minta-minta ke suaminya itu dibilang bodoh karena nggak bisa menguasai harta suaminya (WHAT?? Pernikahan ini, bukan permainan politik!). Hal-hal tersebut bisa membuat kurus badan seorang yang sensitif lho. Gimana nggak kurus wong omongan orang dipikirin 😅

Ini bukan berarti pernikahan sesama Indonesianya nggak bermasalah juga ya. Namanya kalo udah masuk pernikahan, pasti bermasalah. Kalo nggak dari dalem ya dari luar. Seringnya sih dari luar 😓 Cuma untuk pernikahan campur akan lebih banyak masalahnya karena ya itu tadi, perbedaannya lebih banyak terutama dari bahasa dan adat.

Tapi tenang, kalo kamu mau nikah sama orang asing, ya selama kalian saling cinta ya udah go for it. Jangan menikah kalau tak ada cinta diantara kalian berdua 😝 Yang udah cinta banget aja masih ada perbedaan dan berantemnya kok, apalagi yang nggak cinta coba 😅

Comments

  1. Sak iki pean nang Indonesia opo melu bojone to mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. isih nek indonesia mas, mandar mugi mariki bojone pindah nang panggen seng iso dimelui bojo hohoho

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…