Skip to main content

Kenali Profil Resiko Sebelum Investasi

"Wah emas lagi tinggi nih, gw jual gimana?"
"Trus kalo dijual mau dialokasikan kemana dananya? Udah tertarik saham?"
"Nggak juga sih, ya buat beli emas lagi aja ntar kalo udah turun"

Lak mbulet ae koyok entut 😂

Investasi itu bukan perihal ikut-ikutan lho. Ya gapapa ngikut investasi tapi pastikan profil resikonya sesuai dengan diri sendiri. Jangan pernah samakan profil resiko kamu dengan orang lain. Kalau ada yang nanya gw selalu tanya profil resikonya apa dulu. Masa iya yang konservatif langsung investasi saham? Ya mabok 😅


Ada tiga jenis profil resiko: konservatif, moderat, progresif.

Sesuai namanya, konservatif ya yang nggak mau terlalu beresiko. Maunya hidup tenang, tidur nyaman, nggak dihantui mimpi "Woi investasi lu lagi turun, jual-jual sana daripada makin rugi lhoooo." Biasanya jenis ini maunya yang pasti-pasti aja macem deposito. Tentu saja sesuai prinsip investasi, kalau maunya yang aman yaaaa return juga baliknya dikit.

Jenis kedua adala…

Urusan Pihak KUA Soal Kawin Campur


Perkara dengan KUA ini ngeri-ngeri sedap. Kalau beruntung, pihak KUA akan sangat membantu dan tidak meminta tarif lebih. Perlu dicatat ya untuk pendaftaran menikah dan proses menikah di KUA maka kalian akan membayar IDR 0. Jika menikah dirumah atau weekend, maka biayanya IDR 600,000. Biaya ini berlaku untuk sesama Indonesia maupun kawin campur. Dengan catatan dokumen masuk H-12 (11 atau 12). Tapi kalau nggak beruntung ya meskipun dokumen masuk dalam jangka tersebut, ya masih kena biaya penalti seperti saya contohnya. Atau kalau lebih nggak beruntung lagi, mereka akan nanya 'Masa nikah sama bule cuma bayar 600ribu? lebih lah ini harusnya' (ini kejadian lho beneran).

Tidak semua orang KUA pinter (sorry to say that but that is true). Kasus yang pernah saya alami, pihak KUA minta ke saya "Mbak, agama calon suami tolong tulisin ke ID atau CNI nya ya". Lah mana bisa kan? CNI yang keluarnya cuma sekali aja dan harus dikopi ratusan kali karena kalo ilang ga bisa minta lagi, eh orang KUA bilang begitu. Saya bilang dong nggak bisa, dia ngotot bilang "Bisa lah, kan cuma nambah agama gitu doang". Emosi memuncak dong. Seenak udel aja ngetik-ngetik nambah. Kan soal agama bisa pakai surat konversi yang berfungsi menggantikan tulisan "AGAMA" di kolom ID! Bego dipiara sih.

Orang tersebut mengancam tidak akan memberikan kita surat nikah kalau nggak ditulis di CNI (atau ID nya) calon suami. Dia sombong bilang kalo dia sudah pengalaman ngurusin nikah jadi harus sesuai maunya karena dia yang berkuasa. Padahal aturan dari negara sudah jelas. Orang seperti itu hanya orang berengsek yang maunya mengeruk keuntungan menggunakan jabatan untuk berlaku sewenang-wenang.

Akhirnya ntah apa yang mama saya lakukan, yang jelas saya berdiri di aturan negara tanpa membawa embel-embel jabatan maupun status sosial apapun melawan orang yang seperti itu. Orang tersebut akhirnya mau menerima kalau tanpa tulisan AGAMA di CNI (Atau ID).

Jika memang takut menghadapi hal tersebut, kalian bisa juga kirim email ke beberapa departemen terkait perihal urusan menikah. Saya salut dengan petugas Konjen Belanda di Surabaya yang cepat dan sangat membantu mempercepat prosesnya. Birokrasi Indonesia jelas membutuhkan banyak perbaikan. Banyak orang yang ingin menjadi PNS, hingga rela melakukan apapun, jadi sudah seharusnya mereka juga bekerja untuk rakyat dengan cara yang benar.

Setelah mendapatkan buku nikah, masih ada satu step lagi yang harus dilewati yaitu legalisasi buku nikah di 3 departemen dan kedubes negara asal suami. Proses tersebut harus dilakukan secara berurutan dan tidak boleh meloncat. Untuk yang berada di luar Jakarta dan nggak mau ribet urus legalisasi, bisa pula diserahkan ke orang yang direkomendasikan kedubes untuk legalisasi. Karena jika domisili luar Jakarta, harganya pun akan jauh lebih murah dibanding kita urus sendiri. Kisaran harga yang dibantu agen sekitar 1-2 juta. Jadi harus benar-benar cermat jeli memilih agen.

Segitu dulu aja lah gambarannya kira-kira kalo ngurus dokumen, Ya meskipun nggak semua KUA gitu kok, ini hanya pengalaman buruk aja yang bisa aja kejadian nimpa situ. Semoga sih nggak. Beneran nggak asik banget. In case you need a help, do contact me here or emails. I would be glad to help for sure 😁

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…