Skip to main content

Pentingkah Memiliki Asuransi?

sunset di Kuta Bali
Dulu tiap kali denger kata asuransi, gw selalu antipati. Rasanya seperti, "Apaan sih asuransi-asuransi? Udah duit ilang, nggak dapet apa-apa, mending diinvestasikan aja lah" Asuransi yang gw punya cuma asuransi kesehatan aja karena otomatis terdaftar di Askes sebagai anak dari PNS.

Asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban membayar iuran atau kontribusi atau premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat) -  Wikipedia
Tentu saja akhir-akhir ini sudah berubah dong opini gw terhadap asuransi. Tak kenal maka tak sayang. Gw pelajari tentang asuransi lebih jauh beserta manfaatnya. Tapi, benahi dulu definisi awal asuransi. Banyak orang yang salah kira kalau asuransi adalah soal "investasi." Asuransi bukan investasi.

Visa Sosial Budaya Approved!



 
alamat kedubes Indonesia di Singapore : 7 Chatsworth Road Singapore 249761

Karena HJ akan tinggal di Indonesia lebih dari sebulan demi mempersiapkan pernikahan dan jalan-jalan, akhirnya dengan berbagai pertimbangan kita memutuskan untuk membuat visa sosial budaya. Yang nantinya bisa dikonversi menjadi KITAS. Yak ruwet ya

Sebelum menuju kedubes Indonesia di Singapore, percayalah, persiapkan dulu semua dokumennya karena kalo nggak siap semua pasti kita muter-muter dulu. Yaiya ya, nggak usah dikasih tau ya hahahahah
Oke, dokumen yang harus disiapin itu : 

Surat sponsor dari Indonesia (surat sponsor ini dari saya), saya pakai alasan memberikan sponsor kepada calon suami saya untuk mempersiapkan pernikahan. Untungnya approved hahaha, padahal itu saya agak degdeg sih. 

Sertakan fotokopi KTP yang mensponsori. Fotokopinya selembar gede aja, persis kayak bikin paspor. Karena kalo nggak gede, nanti suruh fotokopi lagi. ada sih fotokopian disana, selembar 50sen, 2 lembar 1 dolar. Ngantrinya kan lumayan panjang juga. Jadi mending prepare lengkap.

Selanjutnya, fotokopi paspor yang disponsori. Sama yang ini juga selembar gede ya. Jangan sepotong ukuran paspor. Trus nanti paspornya juga ditinggal disana. soalnya kan visanya ditempel di paspor, masa iya paspornya ga dikasihkan hahahha. Trus pas photo dengan background warna apa aja terserah. Punya HJ background biru juga gapapa. Kalo lupa foto, bisa foto di kedubes sana bayar SGD 10 dapet 3 potong foto. Sekalian fotokopi resident permit (bagi pemohon yang stay di Singapore) atau kartu putih/kedatangan dari imigrasi Singapura

Jangan lupa isi formulir permohonan menggunakan huruf kapital. Well… kita nggak tau kan apa yang bikin itu approve apa rejected kan, jadi disitu tertulis harus huruf blok. HJ ngisi pake huruf kecil, untungnya aku bawa kopiannya buanyakkkkk. Jadilah aku yang ngisiin formulir dia. dia itu agak ngelewes soale -_-

Lalu semua dokumen disetorkan ke penerima dokumen di pinggir pintu masuk kedubes, trus diberi nomer antrian. Untuk pengajuan visa sih yang antri nggak banyak bener, yang banyak buat paspor Indonesia. Dan disana tiba-tiba merasa ‘Lah, ono wong jowoan dek kene’ haha

Visa bisa diambil 2 hari kemudian. Saya submit hari senin, diambil rabu. Jam submit dokumen jam 9 pagi sampai jam 12, jam pengambilan visa pukul 3 – 5 sore. Nggak usah heran, pas antri udah dari luar. Ngantri panjang diluar. Padahal juga pas udah didalem nomer itu nggak ngaruh hahaha

Nah kalo pas submit visa dapet nomer antrian dari meja sebelah pintu, kalo pas pengambilan, langsung aja antri di loketnya tanpa nomer. Jadi kalo yang ini bener-bener siapa cepat dia dapat. Tapi itupun nggak sebanyak antri di Indonesia sih haha

 
antrinya begini pas ngambil visa/paspor

Setelah paspor diambil, HJ nanya 'Mana ini yang disebut visa sosial budaya?'. Di Visa yang approved tadi ada nama orang yang mensponsori, dan juga jenis visanya. Tapi bukan 'visa sosial budaya', melainkan nomer jenis visa. Nah, saya mana apal, akhirnya ya saya bilang aja 'tuh ada namaku, ya udah pasti sosbud lah' 😂

Note : sponsor bisa juga dari perusahaan, bisa juga dilengkapi surat nikah untuk sponsor suami istri, atau untuk sponsor untuk anak perlu disertakan akta lahir.

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …