Skip to main content

Pentingkah Memiliki Asuransi?

sunset di Kuta Bali
Dulu tiap kali denger kata asuransi, gw selalu antipati. Rasanya seperti, "Apaan sih asuransi-asuransi? Udah duit ilang, nggak dapet apa-apa, mending diinvestasikan aja lah" Asuransi yang gw punya cuma asuransi kesehatan aja karena otomatis terdaftar di Askes sebagai anak dari PNS.

Asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban membayar iuran atau kontribusi atau premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat) -  Wikipedia
Tentu saja akhir-akhir ini sudah berubah dong opini gw terhadap asuransi. Tak kenal maka tak sayang. Gw pelajari tentang asuransi lebih jauh beserta manfaatnya. Tapi, benahi dulu definisi awal asuransi. Banyak orang yang salah kira kalau asuransi adalah soal "investasi." Asuransi bukan investasi.

Jumping Heart




Siapa yang suka nonton drama Korea hayo??? Yang suka nonton dan yang ga mau ketinggalan drama Korea, pasti tau drama yang judulnya Descendant of The Sun. Itu tuh, si Song Joongki dan mbak Song Hye Gyo. Dua Song ini sukses membawa drama ini memiliki rating luar biasa. Sampe bikin supervisor dan orang kantor baper berminggu-minggu. Yang ujung-ujungnya ‘Prissss donlotin lagunya’.

Hebat!

Buat saya, dramanya bagus, tapi bukan itu yang saya pikirkan selama menonton drama ini. But it’s more like how similar that drama to the story I have with my fiancé. Seriusan deh. Beda-beda tipis sih. Kalau di drama itu mbak Hye Gyo nya jadi dokter dan mas Joong Ki nya jadi tentara, kalau di kehidupan nyata (read : kehidupanku maksudnya), saya kerjanya di kantor (mumpung belom resign haaha) dan dia kerjanya sebagai interpreter ICRC. 



Lah terus samanya dimana?

Samanya itu… Joong Ki kerja didaerah konflik (bahkan pernah mendarat di Afganistan juga), dan HJ kerjanya di daerah konflik (di Afganistan tepatnya). Tetep ya yang beda itu saya sama Hye Gyo nya hahaha
Jadi maksud saya itu, pernah ada scene dimana Hye Gyo sama sekali nggak bisa menghubungi Joong Ki, saya jadi ikutan baper. Bukan baper gara-gara kebawa alur drama, tapi gara-gara saya tau rasanya nggak bisa menghubungi HJ yang bekerja di daerah konflik dengan alasan internet di kota yang dikunjungi itu nggak sebagus di kantor dia. Atau kalo nggak gitu, lagi detention visit  yang nggak memungkinkan HP masuk dan itu selama beberapa hari, whole day. Tapi sekarang dia udah ada paketan internet juga sih hahaha! Belum lagi kalo routing ke kota baru, yang lebih rawan konflik, kita pas video call diiringi alunan bom dan tembakan jedar jedor. PERNAH LHO DAN ITU SEREM!

Kalau nggak bisa dihubungi dengan alasan internet nggak mumpuni dan berada di daerah aman mah nggak masalah, la tapi ini daerah konflik. Apa ya nggak cekot-cekot ini hati nungguin kabar dari dia. Jangankan gitu ya, kantor utama dia kan compound sama kantornya jadi satu pager, lah kalo di kota lain ini terpisah. Harus nyebrang jalan depan dulu. Ya biarpun nyebrang jalan ya, peluru aja sempet nyasar ke jendela ruang makan deket kamarnya kok. Apa gak lebih cekot-cekot ini tiap hari.



yang ini kita, yang merasa seperti drama Korea

Kalo orang Tanya kerjanya apa, saya jawab sesuai keadaan dia ya. Reaksinya pertama pasti : wahh keren ya kerjanya. Reaksi kedua : duh tapi serem. Reaksi ketiga : nggak kamu suruh pindah kerja aja. Reaksi keempat : kamu nggak takut tiap hari kayak gitu? Duh deg-deg an terus tiap hari. 

Pernah juga dikirim foto pas dia terbang balik ke kantor utamanya, fotonya itu sejajar dengan pesawat yang nembakin rudal ke kota yang dia tempati pas routing itu. Nangis Bombay deh. 
 
Jadi intinya saya itu tiap hari deg-deg an 😁

Comments

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …