Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Halo Prenup!



Prenup menjadi salah satu hal yang terbilang penting bagi saya dan dia yang akan menikah. Prenuptial agreement bisa menjadi opsional bagi pasangan sesama Indonesia terutama bagi mereka yang memiliki asset yang wow. Lah saya aja nggak punya asset ngapain bikin prenup? Karena eh karena prenup itu dipakai sebagai syarat untuk beli rumah dan buka rekening bank. Sampai pada bulan Oktober pas sumpah pemuda kemarin salah seorang anggota Perca berhasil memperjuangkan satu poin dalam beberapa poin yang diajukan, yaitu tidak menjadikan prenup menjadi satu hal yang dibutuhkan sebelum pernikahan. Intinya, kita bisa kawin nikah tanpa prenup.

 cuman tangan kita kok 😉

Udah di ketuk palu sih katanya, tapi eh tapi kok kabarnya belum kedengeran lagi. UUnya belum amended katanya. Nyari infonya juga susah pula. Kayaknya harus daftar jadi member Perca ini.

Kita berdua sih pengennya nggak bikin, karena : take time buat ngurusnya, harus bener-bener didiskusikan, nambah budget pula. Tapi ternyata, kita diskusi juga soal prenup. Dirumah. Kebanyakan prenup itu lebih mengarah ke asset berupa rumah, tanah, dan beberapa harta berharga lainnya. Tapi juga bisa kok nambah hal-hal semacem cara ngurus anak, ya pokoknya hal yang berkaitan dengan kehidupan pernikahan sih. Menurut saya sih kalo itu fleksible karena akan selalu didiskusikan kalo soal cara mendidik anak lho ya. Tapi yang nggak kenal kompromi itu ya soal asset itu. Aku nggak punya asset jadi bingung harus nulis apaan hehee

Jadilah kita diskusi tentang prenup ini dirumah. Pertama diskusi soal property dan sejenisnya, fine aja sih di bagian ini. Soal anak, oke fine. Soal biaya rumah tangga, fine kelar. Soal divorce ini yang mulai nggak fine. Ya semua nikah untuk sekali selamanya ya, tapi poin perceraian ini juga ada didalam prenup. Tadinya mulai gusar dan sadar kalo kita juga harus bicarakan soal ini. Sok sok kuat, ehh mewek juga endingnya. Beneran mewek. Sedih lah pas mbahas ini. Udah ah skip aja lah bahas yang sedih ini ya.
Nah setelah kita selesai diskusi soal ini, dikirain bakal langsung dibawa ke notaris, ehhh dia bilang kalo mau dibawa ke NL dulu mau dibicarain sama notarisnya disana. Ya gustiiiiiii. Tau gitu nggak perlu lah aku bingung bikin janji notaris disini. 

Jadi intinya kita udah ngobrolin diskusiin prenup, tinggal di tok palu dan tanda tangan aja deh. Dan itu nggak tau kapan hohoho. Bingung mikir waktunya. Semoga kelar cepet lah deh. Udah pusing banget mikir yang nggak kelar-kelar. 


*updated : akhirnya saya bikin di notaris Joyce di Surabaya, saya bikin sekitar tgl 20 April sepulang dari urus visa suami di Singapore, tanggal 25 April prenup selesai, tanggal 27 April prenup udah dirumah, tanggal 6 Mei saya nikah resmi. 

Comments

  1. Elah ribet banget...

    Dirimu ikut misua ke londo opo di Indonesia aja mbak? And hey, let me tell you ! You have an asset. This blog !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Smntra di indonesia dlu mas krn dia kan kerjae di afganistan. Kl aku dibawa ntar bisa2 aku disana bedil2an haha

      Ohh true!!! This is one of my asset! Can I put this on prenup? 😄😆

      Delete
    2. Kerjo opo nang afganistan? Wartawan yah?

      Yes..yes.. yu ken put dis aset on yor prenup...

      *medok*

      Delete
    3. Hahaha boro wartawan, dia nulis aja ogah. Kerja di ICRC mas

      Yes ai wil put dis blog as mai aset yes

      Delete
  2. Mbak...bikin prenupnya dmn? Boleh mnta alamatx? Trus biayanya brpa? Soale aku jg btuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak, aku belum bikin bener2 sih soalnya yg kita diskusiin kemaren masih mau dibawa ke notaris belanda jg

      Aku rencana bkin di joyce sudarto, daerah jalan sulawesi. Cobak cek gugel mbak dan hubungi aja. Aku smntra ini via tlp dan wa aja

      Delete
    2. Boleh minta WAnya mbak. Aku mau ngobrol2 gtu..klo boleh. Atau Line juga bisa

      Delete
    3. Boleh2 boleh

      Line ku silverestrella, aku tunggu ya

      Delete
  3. Hai mbak Prisca, akhirnya bikin prenup dimana? Apakah prenup yg dibuat di notaris belanda berlaku juga di Indonesia? Saya juga lagi berkutat dengan prenup, bingung antara buat di Indo ato di Belanda. Thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Hani... kita akhirnya bikin di surabaya. H-6 sebelum nikah 🙈
      Kalau soal berlaku ga nya harusnya berlaku ya soalnya menyangkut hukum juga sih. Ato mgkn bs juga nnti dilegalisir biar berlaku disana atau disini. Soale temen ada yg legalisir prenup nya yg bkin disini, dia mau tinggal di NL.

      Senyamannya dan sefleksibelnya mbak sama partner aja bikinnya dimana. Soalnya lmyn take time mbak. Bukan soal sidangnya tp soal diskusinya. Sran aku sih diskusiin dlu mateng2, jd ntr kl ke notaris tgl cek ulang bentar trus ttd trus nunggu selesai disahkan. 5 harian lah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…