Skip to main content

Kehidupan Selama Pandemi

Lidah mertua yang selalu gw pindah-pindah lokasi untuk mengejar sinar mentari. Ya gendeng. Gw sadar ada banyak hal berubah sejak pandemi. Banyak hal baik, tapi yaaa nggak sedikit yang eww I wish this pandemic never exist.  Level stres gw udah di level yang bikin gw pengen ke psikolog.  Skipped forward to November 2020 . Gw jadi rajin masak. Meskipun yaaa masih kadang order kalo pas pusing menyerang, tapi masak jadi agenda harian. Yang biasanya masak weekend doang, sekarang beli makanan kalo nggak kuat berdiri dari kasur. Tentu saja selain masak, dengan bantuan Sayurbox gw jadi lebih sering konsumsi buah dan sayur tiap hari. Tak lupa, segala macem vitamin dan minuman-minuman macam Oronamin, bear brand, yakult, dsb. Btw, buah dan sayur di Sayurbox itu murah-murah banget lho sungguhan. Gw jadi rajin yoga. Olahraga kecil-kecilan aja lah yang penting badan gerak dan nggak terlalu kaku. Karena gw lebih aktif di malam hari, jadi gw yoga biasanya sebelum tidur. Semales-malesnya gw yoga, minima

Becoming his fiancee



Yes, I am engaged! Well..nothing special we did for engagement. Not even having a big festive like some Javanese does. Engagement for me means one of new step for serious future plans. That is why I said this is one of the biggest milestones in my life :)


 Let me consider this engagement as a pre-new-life. 

He came to my parents by himself. Yea I want him with his parents but they are too old and not that good for traveling too far. That is enough for me even he came alone. He asked me ‘How to do it? How to propose you to your parents? How to do this engagement?’, I said ‘I don’t know, I never got engaged. But just tell them that you want to take my hand for marriage’. 


Believe it or not, he told my parents on our way back to Surabaya in car. He said to mum ‘ibu tersayang, nikahmu mengijinkanku?’. We were all like ‘Hehhh??? What do you mean?’. Then he said in English and I translate it to them and hmm that makes me feel like ‘can we hire an interpreter? I am too shy to translate it’ haha!

Was not in a serious situation but good enough. They knew what we want and just talking like usually. No peningsetan, no rings exchange like people always do, but that is fine. Really fine. Most important thing is they know what we want to do in future. 

I am happily engaged to him and yes I am his fiancΓ© now :)

Comments

  1. Gak papa, cincin gak penting. Yang penting isi tabungannya..

    #ehh

    ReplyDelete
  2. aku baru baca blog muu , ketawa pas baca ini , lucu bgt mas mu ini hahaha . selamaat yaa sayang :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dinaaaaa haahha ya ampuunnn kok isoe nyampek sini jugak hahaha

      Tengkyu lah yaa 😘😘

      Delete
    2. hahaha yo emboh aku mambengi melanglang buana , mencari obat kangen scal-q wkwkwk , he aku tunangan yo gak usah macem-macem kok , sing penting esensine (kesambet opo aku ngomong ngene iki :D) . lancar terus piik sampe jenjang selanjutnya , aamiin

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala