Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Dari seorang kakak untuk adiknya

Terlahir menjadi anak pertama adalah salah satu kebanggaanku. Menjadi anak pertama tentu memiliki tanggung jawab yang besar terhadap orangtua dan adik2nya. Menjadi anak pertama harus rela menjadi “kelinci percobaan” untuk orangtua. Menjadi pribadi yang kuat adalah suatu keharusan. Menjadi seorang yang tegas dan bisa memimpin adalah kewajiban. Menjadi seseorang yang bisa dijadikan role model adalah satu hal yang harus dilakukan.

Awalnya kurasakan ini semua tidak adil jika semua ‘kegagalan’ harus kualami sendirian karena efek dari ‘percobaan’ orangtua. Aku yang harus merasakan sekolah jauh dari rumah, sedangkan adikku bersekolah dekat dari rumah, awalnya kurasakan sangat tidak adil. Namun seiring waktu aku mendapatkan pengalaman lain yang tidak didapatkan adikku. Dan dari semua pengalamanku yang tidak didapatkan oleh adikku, aku merasa bahwa itu sudah cukup. Denganku yang mempunyai beberapa pengalaman itu sudah cukup untuk menasehati adik-adikku dan memberikan gambaran atas hal tersebut.

Aku yang merasa “salah jurusan” ketika kuliah, tapi ternyata jurusan itu tidak salah malah menjadikanku istimewa dan bisa memberikan saran-saran untuk adikku agar dia tidak “salah jurusan” sepertiku.
Menjadi seorang kakak dengan beban tanggung jawab moral kepada adik-adiknya dan orangtua tidaklah mudah. Hal itu sedikit “menuntutku” untuk belajar lebih dan terus belajar untuk memberi contoh baik kepada adik-adikku.

Aku sudah pernah merasakan beratnya kuliah dan terbesit keinginan untuk berhenti kuliah. But special thanks for my sweetest angel, mom, who always encourage and support me in every single step of my life. Aku sudah bisa menunjukkan bahwa aku tidak menjadi beban orangtua dengan menjadi pengangguran. Alhamdulillah mendapatkan pekerjaan karena doa mama yang terus-menerus dan juga karena “skill dadakan karena beban menjadi anak pertama” yang membuatku bertahan dan mendapatkan ini semua. Restu mama adalah restu Allah. Mungkin itu yang membuat jalanku sejauh ini lancar. Setiap kali mencium tangan mama, kata yang tidak pernah mama lewatkan setelah mencium keningku adalah “Sukses yo nduk”. Itu ampuh dan mujarab.

Ada kalanya sang kakak menjadi rapuh dan lelah akan semua beban dan kewajiban yang diembannya. Tapi saat lelah itu, selalu ada mama yang menguatkan. Karena mama adalah sosok yang tak akan pernah terlihat lemah dimata anak-anaknya. Iya, mama selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Terlebih menitipkan doa lebih untuk anak pertamanya dengan harapan anak pertamanya bisa membimbing adik-adiknya.

Ku akui, adikku jauh lebih pintar dariku. Dia pintar karena sangat rajin belajar. Sangat berbeda denganku yang lebih “pintar karena beruntung”. Oleh karena itu, kepintarannya harus benar-benar dikelola agar tidak percuma. Sudah saatnya memberikan saran terbaik untuknya yang akan melangkah ke gerbang “real life”. Tahun terakhirnya sekolah SMA, mulai dihabiskan dengan mencari sekolah dan jurusan yang “tepat” dan sesuai dengan pekerjaan yang diimpikannya. What can I do for her? Giving her advices. Dan menunjukkan beberapa prospek dari jurusan yang dipilihnya. Sudah saatnya bagiku mengarahkan impiannya. Bukan mengatur, tapi memberikan pandangan positif negatif dari satu hal.

Hei adikku Dhea, yg sering dibilang kembaranku, ada saatnya nanti aku akan mengajarimu bagaimana caranya menjadi seorang seseorang yang disegani orang lain, menjadi seseorang yang tidak mudah diremehkan orang lain, menjadi seseorang yang bisa memikat lelaki dengan otaknya, tentu kau ingin memiliki lelaki yang pintar kan ? Tenang saja, aku akan mengajarimu memikat hati lelaki pintar itu. Aku juga akan mengajarimu menjadi seseorang yang bisa membanggakan keluarganya, menjadi seseorang yang manfaat untuk sekitarnya, ada saatnya akan kuajarkan sedikit ilmuku tentang hal-hal tersebut. Karena kamu juga perlu belajar menjadi “pintar” dikehidupan yang sesungguhnya.

Belajarlah dengan giat dan rajin, raih semua impianmu yang kau gantungkan tinggi diatas sana, tapi jangan lupa untuk berbagi dan menjadi manfaat bagi sekitarmu terlebih jangan lupa untuk berbahagia :)

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…